Setiap manusia memang punya salah, termasuk beliau. Tapi, diluar aspek itu, banyak hal positif terus terang yang luar biasa membius saya. Dan, barusan, ketika saya menamatkan membaca buku biografi beliau "Habibie, Tak Boleh Lelah dan Kalah", obsesi untuk bertemu dengan beliau begitu membuncah. Untuk apa? Saya ingin mengenalkannya kepada anak-anak saya. Saya ingin katakan kepada anak-anak saya itu "Nak, inilah kebanggan negeri ini. Tapi sayang, di negeri ini, saat ini, orang-orang seperti beliau ini tersingkir. Tak terpakai. Kelak, saat masamu tiba, Ummi berharap perubahan telah terjadi. Negri ini telah bangkit dengan kebangkitan yang hakiki, hingga orang-orang hebat dan cerdas seperti beliau bisa berada pada tempat yang semestinya. Untuk membangun sebuah bangsa yang beradab, berbudaya tinggi. Menjadi apapun kamu, kawal negri ini sebaik-baiknya. Ummi bisikkan sesuatu. Kebangkitan negri ini hanya bisa dan akan bisa dengan Maba' Islam. Saat ini, Ummi dan teman-teman seperjuangan ummi perjuangkan. dan kelak kaulah yang menjaganya, mengisinya, dan mengawalnya. Kamu bisa lebih hebat dari dia sayang... "
Taqdir membawa saya tinggal menetap di Jakarta, hmmm semakin dekat sebenarnya jarak antara saya dengan beliau (eya memangnya tahu rumahnya di mana? ). Akankah apa yang saya impikan bisa terwujud? Pengidolaan saya ini tak lebih dari seorang anak pada ayahnya, cucu pada eyangnya, generasi muda bangsa pada pemimpinnya.
-- salam --

0 komentar:
Posting Komentar